Indogamers.com – Kembalinya pahlawan super perempuan ikonik ke layar lebar lewat film Supergirl menjadi salah satu peristiwa sinematik yang paling diantisipasi tahun 2026 ini. Namun, menariknya, ada satu sosok aktor yang penampilannya justru membuat para penggemar jauh lebih penasaran dan bersemangat selain Milly Alcock yang memerankan Kara Zor-El. Sosok tersebut tidak lain adalah Jason Momoa yang resmi dikonfirmasi memerankan karakter Lobo!
Bagi kamu pencinta film adaptasi komik, nama Jason Momoa tentu sudah melekat erat dengan karakter Aquaman di semesta DCEU (DC Extended Universe) garapan Zack Snyder. Namun, siapa sangka kalau aktor berbadan kekar ini sebenarnya sudah mengincar peran sang pemburu bayaran antargalaksi, Lobo, sejak pertama kali menjejakkan kaki di kantor DC.
Kini, impian masa kecil sang aktor akhirnya menjadi kenyataan di bawah payung DCU (DC Universe) baru kendali James Gunn. Menyambut perilisan filmnya yang sudah di depan mata, yuk kita bedah 7 fakta menarik di balik layar terpilihnya Jason Momoa sebagai Lobo!
Saat pertama kali dipanggil oleh sutradara Zack Snyder untuk film Batman v Superman: Dawn of Justice (2016), Jason Momoa sama sekali tidak berpikir kalau dirinya akan ditawari peran sebagai raja Atlantis. Berdasarkan penampilannya yang sangar, ia sangat yakin bahwa dirinya dipanggil untuk menghidupkan karakter Lobo.
Momoa sempat bingung ketika tahu Lobo bahkan tidak ada dalam draf rencana film tersebut. Baginya, satu-satunya karakter yang paling masuk akal dan punya kapasitas fisik untuk mengimbangi perkelahian antara Batman dan Superman di era itu adalah Lobo.
Alasan utama mengapa Jason Momoa sempat tidak percaya diri ditawari peran Aquaman adalah karena draf visual sang pahlawan di komik klasik sangat bertolak belakang dengan dirinya. Aquaman tradisional dikenal sebagai pria kulit putih dengan rambut pirang pendek dan memakai kostum ketat berwarna oranye.
Sementara itu, Momoa adalah pria keturunan Hawaii setinggi 193 cm dengan rambut cokelat panjang terurai dan berewok lebat. Beruntung, Zack Snyder justru ingin mendobrak stereotip tersebut dan melakukan perombakan total pada draf visual Aquaman modern.
Meski sempat ragu, Jason Momoa akhirnya sukses besar membawakan karakter Arthur Curry. Setelah muncul sekilas di Batman v Superman, ia menjadi salah satu pilar penting di film Justice League (2017).
Puncaknya, film solo Aquaman (2018) arahan James Wan berhasil meledak di pasaran dengan meraup pendapatan fantastis lebih dari 1 miliar dolar AS secara global, sebelum akhirnya ia menutup perannya di sekuel Aquaman and the Lost Kingdom pada tahun 2023 lalu.
Dalam sebuah sesi wawancara promosi film terbaru Supergirl, Jason Momoa mengakui bahwa draf persiapan untuk memerankan Lobo terasa jauh lebih mudah dan mengalir alami bagi dirinya. Alasan utamanya sangat sederhana: ia adalah fanboy garis keras dari karakter tersebut.
Jika dulu ia bukan penggemar berat Aquaman sebelum membaca naskahnya, untuk karakter Lobo, Momoa sudah mengidolakannya sejak ia masih anak-anak. Menghidupkan anti-hero alien ini adalah impian terbesarnya yang sudah dipendam selama bertahun-tahun.
Bagi yang belum familier, Lobo pertama kali diciptakan oleh Roger Slifer dan Keith Giffen melalui komik Omega Men #3 pada tahun 1983, sebelum akhirnya menjadi bintang utama di serinya sendiri pada awal era 1990-an.
Karakter ini dikenal sebagai pemburu bayaran (bounty hunter) antargalaksi yang kejam, bermulut kotor, namun memiliki sisi humor yang gelap. Sebelum versi film layar lebar ini, karakter Lobo sebenarnya pernah muncul dalam versi live-action di layar kaca lewat serial Krypton, yang diperankan oleh Emmett J. Scanlan.
Film Supergirl versi 2026 ini secara garis besar mengadaptasi cerita dari novel grafis (graphic novel) populer karya Tom King dan Bilquis Evely yang berjudul Supergirl: Woman of Tomorrow (2021).
Uniknya, jika kamu membaca draf komik aslinya, karakter Lobo sebenarnya sama sekali tidak terlibat di dalam petualangan tersebut. Namun, keputusan James Gunn untuk menyuntikkan sang Main Man ke dalam film ini disambut dengan sangat positif oleh para penggemar karena dirasa cocok dengan atmosfer petualangan luar angkasa yang disajikan.
Kehadiran Jason Momoa di film ini juga menciptakan momen reuni yang unik bagi para alumni semesta Game of Thrones. Seperti yang kita tahu, Momoa dulunya sangat populer lewat perannya sebagai Khal Drogo di serial fantasi tersebut.
Di film Supergirl ini, ia akan beradu peran langsung dengan Milly Alcock (pemeran Rhaenyra Targaryen muda di House of the Dragon) yang menjadi sang jagoan utama, serta Eve Ridley (3 Body Problem) yang akan memerankan karakter Ruthye Marye Knoll.
Bergabungnya Jason Momoa sebagai Lobo di film Supergirl membuktikan bahwa draf penyusunan karakter di bawah semesta DCU baru ini menjadi jauh lebih berani dan adaptif terhadap keinginan penggemar. Melihat antusiasme Momoa yang begitu masif terhadap karakter ini, penampilan sang pemburu bayaran diprediksi akan mencuri perhatian besar di bioskop.
Nah, melihat transformasi Jason Momoa dari sang penguasa lautan menjadi pemburu alien yang ugal-ugalan, apakah menurut kamu karakter Lobo ini bakal terasa jauh lebih cocok dengan personalitas aslinya?***