Indogamers.com – Halo para gamer pecinta petualangan! Memasuki tahun 2026, industri game - khususnya genre RPG—lagi seru-serunya nih. Para developer makin berani bereksperimen dengan menghadirkan dunia yang lebih luas, narasi bercabang, hingga mekanisme visual canggih lewat Unreal Engine 5.
Di antara banyaknya judul baru yang bertebaran, ada beberapa game RPG rilisan tahun ini yang punya kombinasi pas antara ambisi besar, rekam jejak developer jempolan, serta kualitas murni yang berpotensi menjadikannya instant classics alias mahakarya yang bakal terus dibicarakan bertahun-tahun ke depan.
Penasaran apa aja? Yuk, langsung kita ulik daftarnya!
Dikembangkan oleh S-GAME, Phantom Blade Zero dijadwalkan meluncur pada 29 Oktober 2026 untuk PC dan PlayStation 5. Game ini memadukan cerita klasik ala Wuxia (pendekar pedang Tiongkok) dengan aksi tarung super cepat berkekuatan Unreal Engine 5. Kamu bakal disuguhi lebih dari 30 pilihan senjata dan 20 "Phantom Edges" unik untuk diracik sesuai selera bertarungmu. Berkat kesuksesan Black Myth: Wukong beberapa waktu lalu, minat gamer ke game ini melonjak drastis hingga tembus lebih dari 1 juta wishlist hanya dalam waktu 15 hari setelah dipajang di toko digital!
WareKalau kamu rindu dengan cita rasa RPG luar angkasa legendaris seperti Mass Effect atau Star Wars: Knights of the Old Republic, game ini wajib dipantau. Exodus digarap oleh Archetype Entertainment yang didirikan oleh mantan pentolan BioWare seperti James Ohlen, Chad Robertson, dan Drew Karpyshyn. Berlatar 40.000 tahun di masa depan, game ini membawa narasi emosional tentang perjuangan umat manusia melawan evolusinya sendiri, lengkap dengan efek dilatasi waktu akibat perjalanan antarbintang. Bonusnya? Game fiksi ilmiah yang menuju PC dan konsol next-gen ini makin memikat berkat keterlibatan aktor pemenang piala Oscar, Matthew McConaughey!
Siapa sangka kreator di balik waralaba monster saku populer, Game Freak, bakal merilis IP baru yang jauh dari kesan imut? Beast of Reincarnation menjadi salah satu kejutan paling tak terduga tahun ini. Berlatar di Jepang era pasca-apokaliptik di mana mesin dan alam bertabrakan, kamu akan bertualang bersama seekor anjing setia bernama Koo. Kerennya, game ini mengusung sistem pertarungan ganda yang mencampurkan real-time action ala soulslike dan mekanisme turn-based. Hubungan emosional antara manusia dan hewan di game ini dijamin bakal bikin cerita RPG satu ini membekas lama di hati pemain.
Setelah sukses membalikkan keadaan lewat proyek ambisius No Man's Sky, Hello Games beralih dari pesawat luar angkasa ke dunia sihir dan fantasi. Lewat sang pendiri Sean Murray, Light No Fire menjanjikan sebuah planet fantasi buatan prosedural seukuran bumi asli. Game ini berambisi membawa kedalaman elemen RPG ke dalam kebebasan sebuah dunia survival sandbox multipemain (MMO). Mengingat Hello Games pernah kapok akibat terlalu menggembar-gemborkan game sebelum rilis (overhyping), kali ini mereka memilih siklus promosi yang lebih senyap agar game fantasi masif ini bisa benar-benar matang saat meluncur nanti.
Bosan dengan sihir? Owlcat Games (yang terkenal lewat seri Pathfinder dan Warhammer 40,000: Rogue Trader) membawa jawaban lewat game sci-fi dengan pendekatan sains yang solid. Menggunakan lisensi resmi dari The Expanse, Osiris Reborn menawarkan pertempuran taktis berbasis skuad dengan sudut pandang orang ketiga (third-person). Berlatar di sistem tata surya yang penuh korupsi, poin jualan utama game ini terletak pada sistem pilihannya. Setiap keputusan yang kamu ambil bakal membawa beban nyata dan konsekuensi besar yang bisa mengubah jalannya cerita di setiap sesi bermain.
Dengan variasi yang begitu kaya—mulai dari aksi bela diri timur, perjalanan fiksi ilmiah yang emosional, hingga petualangan fantasi tanpa batas—tahun 2026 tampaknya menjadi tahun emas bagi para pencinta RPG. Jadi, siapkan ruang penyimpanan PC atau konsolmu dan mulailah memasukkan judul-judul di atas ke dalam daftar buruanmu!***