Jumat, 19 Juni 2026 Update 15:00 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci

Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci
Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci Cara EVOS Kyy Atasi Burnout Setelah Kekalahan: Cerita ke Orang Terdekat Jadi Kunci

tips cara mengatasi burnout ala pro player EVOS Hengky jika mengalami kekalahan usai pertandingan atau kekalahan pada saat push rank ini bisa kamu jadikan contoh untuk bermain game dengan bijak.

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Menjadi seorang pro player bukan hanya soal kemampuan bermain yang tinggi, tetapi juga tentang kesiapan mental menghadapi tekanan kompetisi.

Di level profesional, pemain dituntut untuk selalu tampil maksimal, memenangkan pertandingan, dan menghadapi berbagai ekspektasi dari tim maupun para penggemar. Tak heran jika kondisi seperti stres hingga burnout kerap dialami para atlet esports.

Salah satu pemain yang memahami kondisi tersebut Hengky Gunawan atau yang lebih dikenal sebagai EVOS Kyy. Pemain yang berposisi sebagai roamer di divisi Mobile Legends: Bang Bang EVOS Esports itu membagikan pandangannya mengenai cara menghadapi perasaan burnout, terutama setelah mengalami kekalahan beruntun dalam kompetisi maupun saat bermain ranked.

Ditemui usai gelaran Playoff MPL ID Season 17, Kyy saat ditanya mengenai bagaimana dirinya mengatasi rasa lelah secara mental ketika terus-menerus berada dalam situasi yang tidak sesuai harapan. Menurut pribadinya ia memilih untuk berbagi cerita kepada keluarga tercintanya untuk membagi perasaan yang tengah di rasa.

“Biasanya momen itu terjadi dari pandangan gue tuh kalau misalnya lagi kalah-kalah di posisi sekarang nih. Yang dilakuin ya mungkin aktivitas. Mungkin yang ada pasangan, aktivitas bareng pasangan. Mungkin itu bisa mengurangi. Terus sama orang tua, cerita gitu-gitu. Sebenarnya cerita sih yang bisa bikin lepas kadang. Karena kan biasanya banyak pikiran gitu-gitu,” ujar Kyy.

Dari pernyataannya tersebut, terlihat bahwa dukungan dari lingkungan terdekat memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan mental seorang atlet esports. Kyy menilai bahwa meluangkan waktu bersama pasangan, keluarga, atau sekadar berbagi cerita dengan orang yang dipercaya dapat membantu mengurangi beban pikiran yang menumpuk akibat tekanan kompetitif.

Fenomena burnout sendiri bukan hal asing di dunia esports profesional. Jadwal latihan yang padat, tuntutan performa yang tinggi, hingga sorotan publik yang terus mengikuti perjalanan karier seorang pemain dapat mempengaruhi kondisi mental mereka. Karena itu, menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan karier menjadi salah satu aspek penting yang tidak boleh diabaikan.

Pengalaman yang dibagikan EVOS Kyy juga menjadi pengingat bahwa di balik performa para pro player di atas panggung, mereka tetaplah manusia yang membutuhkan ruang untuk beristirahat dan mendapatkan dukungan emosional.

Dengan menjaga kesehatan mental serta memiliki lingkungan yang suportif, para pemain dapat bangkit kembali dan menemukan motivasi untuk terus berkembang dalam karier esports mereka. Kalau kamu gimana sobat gamers?**