Indogamers.com - Halo para pencinta game survival bawah air! Ada kabar super segar sekaligus mengejutkan datang dari balik layar pengembangan Subnautica 2. Setelah berbulan-bulan terlibat baku hantam hukum alias sengketa legal yang bikin pusing, developer Unknown Worlds Entertainment (UWE) dan sang publisher, Krafton, akhirnya resmi damai!
Buat kalian yang belum tahu, drama ini bermula dari rebutan bonus insentif akuisisi yang nilainya nggak main-main, yaitu mencapai $250 juta atau sekitar Rp4,1 triliun! Tapi sekarang, awan mendung di atas proyek Subnautica 2 udah resmi bubar.
Biar nggak penasaran, berikut adalah 4 poin penting alias fakta menarik di balik damainya sengketa raksasa ini yang dikemas dalam bentuk listing:
Ini dia plot twist terbaik dari hasil perdamaian mereka. Melansir laporan dari Bloomberg, Krafton sepakat untuk memperluas program insentif ini. Jadi, alih-alih cuma ngasih bonus ke karyawan lama yang masuk kualifikasi awal saat akuisisi tahun 2021, sekarang seluruh staf di Unknown Worlds dipastikan bakal dapat bonus. Kabar gembiranya lagi, para developer baru yang direkrut setelah tahun 2021 juga ikutan kecipratan cuan, lho! Goks banget, kan?
Mantan CEO UWE, Ted Gill, membocorkan bahwa uang yang diterima para staf bakal jauh lebih menggiurkan. Gill mengatakan bahwa para staf akan mendapatkan kompensasi "significantly more" (signifikan lebih besar) dari yang direncanakan di awal. Pembayaran bonus jumbo ini nantinya bakal dicairkan dalam tiga kali angsuran tahunan, plus bakal ada insentif tambahan seiring dengan Subnautica 2 yang terus mendapatkan pembaruan atau update berkala.
Di balik berita bahagia soal bagi-bagi duit, ada harga yang harus dibayar demi kedamaian bersama. Ted Gill mengonfirmasi bahwa dirinya resmi mengundurkan diri dari jabatan CEO Unknown Worlds. Mundurnya Gill ini merupakan bagian dari kesepakatan damai. Menurut Gill, kedua belah pihak secara sukarela menyetujui kalau kepemimpinan baru adalah jalan terbaik demi masa depan studio ke depannya.
Dengan hengkangnya Ted Gill—yang sebelumnya sempat dipaksa balik jadi CEO oleh perintah hakim pada Maret lalu demi mengawal rilis Early Access Subnautica 2—saat ini Unknown Worlds langsung tancap gas buat nyari bos baru. Menariknya, mereka menegaskan bakal mencari sosok Chief Executive baru dari pihak eksternal, alias orang luar yang tidak terikat dengan Unknown Worlds maupun Krafton.
Dengan selesainya konflik internal ini, fokus utama kedua perusahaan dipastikan bakal balik 100% buat nge-game lagi dan lanjut menyempurnakan Subnautica 2 yang sejauh ini sukses besar di pasaran. Kita doakan semoga game-nya makin mantap tanpa drama-drama lagi ya, guys!***