Selasa, 7 Juli 2026 Update 19:04 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo)

Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo)
Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo) Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo) Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo) Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo) Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo) Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di Baliknya!(FOTO: Nintendo)

Nintendo Switch Resmi Setop Dijual Mulai Awal 2027, Ini Alasan di BaliknyaSelasa Bos Lords of the Fallen 2 Angkat Bicara, Keputusan GTA 6 Tanpa Kaset Fisik Itu Nggak AdilPlayStation Stop Produksi Game Fisik Tahun 2028, Hideo Kojima Mengaku KetakutanSquare Enix...

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Kabar mengejutkan datang dari industri konsol global. Nintendo of Europe secara resmi mengumumkan rencana untuk menghentikan total penjualan seluruh lini konsol Nintendo Switch generasi pertama pada awal tahun 2027 mendatang. Setelah tenggat waktu tersebut dilewati, toko-toko retail di wilayah Eropa tidak akan bisa lagi melakukan pemesanan stok baru untuk seluruh ekosistem konsol Switch, mulai dari versi standar, Lite, hingga model OLED.

Langkah drastis di benua biru ini dilaporkan berkaitan erat dengan regulasi undang-undang Uni Eropa terbaru yang mewajibkan seluruh perangkat elektronik memiliki baterai yang dapat diganti dengan mudah oleh pengguna. Konsol generasi terbaru mereka, Nintendo Switch 2, dilaporkan sedang menjalani proses desain ulang agar mematuhi aturan tersebut sebelum diluncurkan akhir tahun ini. Sayangnya, Nintendo memilih untuk tidak menerapkan perombakan desain serupa pada konsol Switch generasi pertama.

Meskipun pasokan baru akan dihentikan dari pabrik, pihak perusahaan memastikan bahwa stok yang saat ini beredar di pasar Eropa masih akan tersedia secara luas sepanjang tahun. Kebijakan penyetopan pasokan ini juga diprediksi hanya akan berlaku untuk wilayah Uni Eropa saja, sementara penjualan untuk wilayah luar Eropa masih akan tetap berjalan normal setelah melewati masa pembatasan di pertengahan Februari 2027 tersebut.

Melalui laman resmi Nintendo Support, raksasa video game asal Jepang tersebut memberikan rincian tenggat waktu serta jaminan masa depan layanan daring bagi para pemilik konsol yang sudah mengabdi selama hampir 10 tahun tersebut sejak peluncuran perdananya pada Maret 2017 silam.

"Dari pertengahan Februari 2027, hampir sepuluh tahun setelah Nintendo Switch diluncurkan pada Maret 2017, Nintendo tidak akan lagi menjual perangkat keras dalam lini sistem Nintendo Switch kepada peritel – khususnya Nintendo Switch, Nintendo Switch Lite, dan Nintendo Switch – Model OLED," ungkap pihak perusahaan. "Penjualan perangkat keras Nintendo Switch di Nintendo Store juga akan berakhir pada pertengahan Februari 2027."

Pihak Nintendo juga menambahkan bahwa penghentian penjualan konsol ini tidak akan memengaruhi fungsionalitas game maupun aksesoris yang sudah dimiliki oleh para pemain.

"Mengenai ketersediaan di tingkat ritel, silakan periksa dengan peritel lokal Anda di masa mendatang untuk informasi lebih lanjut. Nintendo Switch memiliki pustaka game ekstensif yang terus berkembang, dan pemilik Nintendo Switch dapat terus menikmati semua game dan aksesori Nintendo yang ada. Nintendo Switch Online dan layanan lainnya akan terus berlanjut hingga waktu yang belum ditentukan."

Keputusan penghentian penjualan di Eropa ini terbilang menarik mengingat performa penjualan Nintendo Switch yang sangat fantastis. Berdasarkan data resmi per 31 Desember 2025, Nintendo Switch tercatat sebagai konsol terlaris Nintendo sepanjang masa dengan angka penjualan menembus 155,37 juta unit di seluruh dunia. Angka akumulatif tersebut secara resmi telah melampaui rekor penjualan konsol genggam legendaris mereka terdahulu, Nintendo DS, yang mencatatkan penjualan sebanyak 154,02 milan unit.

Saat ini, rekor konsol terlaris sepanjang sejarah dunia masih dipegang oleh Sony PlayStation 2 (PS2) yang bertengger kokoh dengan angka penjualan 160 juta unit. Demi mengejar dan mematahkan rekor abadi milik Sony tersebut, Nintendo diprediksi akan tetap mempertahankan penjualan Switch generasi pertama dalam waktu yang cukup lama di pasar domestik Jepang, di mana konsol hibrida tersebut hingga kini masih sangat populer dan mendominasi pasar.

Sejak pertama kali meluncur pada 2017, Switch sukses mencuri perhatian dunia sebagai konsol hibrida pertama yang menyatukan divisi pengembangan konsol rumahan (home console) dan konsol genggam (handheld) Nintendo yang sebelumnya terpisah. Penjualannya bahkan meroket tajam selama masa pandemi COVID-19 dengan mencatatkan angka penjualan hampir 50 juta unit hanya dalam kurun waktu dua tahun.