Senin, 8 Juni 2026 Update 20:09 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi)

Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi)
Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi) Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi) Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi) Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi) Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi) Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONIC(FOTO: Indogamers/rozi)

Saling Sikut di Bracket Neraka, BTR vs EVOS Berebut Tiket Menantang ONICSenin Geek Fam vs DEWA United: Berebut Status Kuda Hitam MPL ID S17"We Own This": Mengintip Bagaimana Opening Ceremony Playoffs MPL ID S17 Bakal Mendobrak TradisiUniPin Series Road to FFNS...

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com - Jika sisi lain bagan pertandingan (bracket) Playoffs MPL Indonesia Season 17 menjadi panggung pembuktian bagi para tim underdog, maka jalur yang satu ini adalah gambaran nyata dari neraka Tidak ada tempat untuk bersembunyi, tidak ada ruang untuk kesalahan kecil. Dua raksasa tradisional skena profesional Mobile Legends tanah air, Bigetron by Vitality (BTR) dan EVOS , harus saling sikut di hari pertama babak Playoffs.

Laga ini bukan sekadar pertandingan penyisihan biasa. Ini adalah ujian mental yang sangat sempurna bagi kedua tim. Siapa pun yang berhasil selamat dari kutukan jalur neraka ini, mereka harus langsung bersiap menghadapi ujian yang jauh lebih besar: menantang sang penguasa takhta tertinggi, ONIC, demi misi menciptakan era baru di skena kompetitif Indonesia.

Pertandingan ini membawa beban psikologis yang sangat masif bagi kedua belah pihak. Di satu sudut, Bigetron Alpha kembali datang dengan modal performa yang luar biasa sepanjang musim reguler. Namun, tim berjuluk Robot Merah ini selalu dihantui oleh satu hantu masa lalu: label choker, sebuah sebutan pahit bagi tim yang kerap tampil mendominasi namun mendadak layu dan tertekan di momen-momen krusial Playoffs. Musim ke-17 ini adalah panggung penebusan mutlak bagi BTR untuk membuktikan bahwa mental mereka kini sudah sekeras baja.

Di sudut lain, EVOS Glory datang dengan membawa aura mistis yang selalu membuat bulu kuduk lawan merinding: Keajaiban Musim Ganjil. Sejarah mencatat bahwa EVOS sering kali melahirkan kejutan besar dan melakukan miracle run (perjalanan ajaib) yang tak masuk akal di panggung Velodrome justru saat mereka tidak diunggulkan. Apakah magis musim ganjil ini akan kembali memakan korban, ataukah kali ini menjadi peluang emas yang kembali mereka buang sia-sia?

Bentrokan dua raksasa ini juga akan ditentukan oleh dua pertarungan individu di lini vital yang diprediksi akan berjalan sangat meledak-ledak:

Lini samping akan menjadi saksi bisu pertempuran sengit antara Erlan dan Emann. Keduanya bertarung hebat bukan hanya demi kemenangan tim, melainkan untuk menentukan siapa pemilik status Gold Lane Standard terbaik saat ini sebelum melangkah ke fase berikutnya guna menantang sang pemilik takhta sesungguhnya di posisi tersebut, Kelra.

Di area jungle, adu mekanik dan adu kecerdasan retribution akan tersaji lewat duel antara Alberttt dan Nnael. Dua pemain yang dikenal memiliki insting membunuh yang sangat tinggi ini akan saling baku hantam demi memperebutkan hak istimewa: melangkah maju menantang takhta sang raja hutan ONIC, Kairi.

Jalur bracket ini jelas tidak ramah bagi tim yang bermental lemah. Tekanan publik, gengsi sejarah rivalitas, dan taruhan tiket menuju babak selanjutnya membuat laga Bigetron by Vitality melawan EVOS menjadi tontonan yang paling dinantikan sekaligus paling menegangkan.

Hanya ada satu tim yang boleh keluar hidup-hidup dari bracket neraka ini. Pemenangnya akan membawa modal mental yang sangat matang untuk menantang kedigdayaan ONIC, sementara yang kalah harus meratapi mimpi yang terkubur lebih cepat. Panggung Velodrome telah siap, dan genderang perang para raksasa telah ditabuh.