Senin, 8 Juni 2026 Update 17:01 WIB
Portal berita game, gadget, mobile, dan e-sport

GameNews Update

Portal update game, gadget, esport, dan teknologi terbaru

Sorotan Hari IniPortal Gaming Indonesia

Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc

Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc
Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc Yuji Itadori Auto Overpower! Ini 5 Power-Up Gila-Gilaan Tokoh Utama Jujutsu Kaisen di Final Arc

MC kita akhirnya gak beban lagi! Yuk intip rentetan power-up gila yang didapatkan Yuji Itadori selama final arc Jujutsu Kaisen. Dari manipulasi darah sampai rilis Domain Expansion sendiri, Sukuna pun dibuat ketar-ketir!

Tampilkan SelengkapnyaSembunyikan Artikel

Indogamers.com – Halo para pencinta anime dan manga, khususnya para penggemar berat Jujutsu Kaisen (JJK)! Sering kesel gak sih kalau ngelihat Yuji Itadori selama ini dicap sebagai salah satu tokoh utama yang paling "sengsara" dan minim power-up mencolok dibanding MC anime Shonen lainnya? Cuma modal pukulan fisik (Divergent Fist) dan keberuntungan Black Flash, Yuji sering dianggap kalah saing.

Tapi bentar dulu! Memasuki babak final arc atau pertempuran puncak melawan sang Raja Kutukan, Ryomen Sukuna, sang kreator Gege Akutami langsung ngasih "buff" besar-besaran buat Yuji. Gak tanggung-tanggung, Yuji bertransformasi dari penyihir fisik murni menjadi salah satu karakter paling overpower di serinya!

Biar gak ketinggalan keseruannya, yuk kita bedah 5 power-up gila-gilaan yang didapatkan Yuji Itadori di final arc dalam daftar berikut:

Buat bisa bertahan hidup melawan Sukuna, kemampuan regenerasi adalah harga mati. Di final arc, Yuji akhirnya berhasil menguasai Reverse Cursed Technique (RCT). Gak main-main, berkat struktur tubuhnya yang unik setelah memakan Cursed Womb: Death Paintings, efisiensi RCT milik Yuji sangat luar biasa. Dia bahkan bisa meregenerasi seluruh organ tubuhnya yang hancur dalam hitungan detik saja selama pertempuran brutal tersebut.

Ingat momen ketika Yuji harus mengonsumsi saudara-saudara rahim kutukannya (Choso dan yang lain)? Pengorbanan itu gak sia-sia. Yuji resmi mewarisi teknik Blood Manipulation khas Klan Kamo. Meskipun kontrolnya belum sehalus Choso—sehingga dia masih butuh bantuan komando dari sekutunya—Yuji sukses mengintegrasikan teknik manipulasi darah ini untuk menutup luka fatal dan memperkuat serangan fisiknya.

Ini dia salah satu kejutan terbesar di final arc. Karena tubuhnya sempat menjadi wadah Sukuna dalam waktu yang lama, teknik kutukan asli milik Sukuna, Shrine, akhirnya terukir di dalam tubuh Yuji. Menariknya, versi Shrine milik Yuji punya visual yang berbeda, di mana serangannya digambarkan seperti garis potong gunting kain. Yuji menggunakan teknik Dismantle miliknya untuk memotong langsung batas antara jiwa Sukuna dan Megumi Fushiguro!

Kalau urusan Black Flash, Yuji emang rajanya. Tapi di pertempuran akhir ini, Yuji benar-benar mengamuk dan berhasil mendaratkan total 8 Black Flash berturut-turut ke tubuh Sukuna! Rentetan serangan kritis ini gak cuma bikin Sukuna babak belur, tapi juga bikin Yuji masuk ke dalam status "Zone" yang meningkatkan kesadaran serta kontrol energi kutukannya ke level tertinggi, melampaui batas penyihir normal.

Gelar penyihir tingkat tinggi gak lengkap tanpa kemampuan yang satu ini. Di babak paling kritis, Yuji akhirnya berhasil membangkitkan Domain Expansion miliknya sendiri. Meskipun detail mekanis lengkap dari domain ini sangat misterius, manifestasinya membawa Sukuna ke sebuah dimensi yang mirip dengan kampung halaman masa kecil Yuji. Domain ini menjadi senjata pamungkas Yuji untuk memberikan khotbah terakhir sekaligus ultimatum mematikan kepada sang Raja Kutukan.

Gimana nakama JJK? Puas banget kan melihat perkembangan Yuji yang sekarang udah gak bisa diremehkan lagi? Dengan kombinasi teknik manipulasi darah, tebasan Shrine, hingga Domain Expansion, Yuji resmi mengukuhkan dirinya sebagai ancaman nyata bagi Sukuna di akhir cerita!***